Minggu, 13 April 2014

Lirik Lagu Last Child Percayalah Lyrics

- 0 komentar
 Lirik Lagu Last Child - Percayalah Lyrics

ujian hidup yang selalu menerpamu
yang berjuang untuk hidup yang hanya sementara
rasa perihnya hujan di hatimu
yang diberikan oleh rasa yang hanya sementara

kita hidup di dunia yang penuh tanda tanya
yang tak mungkin kau ubah dan terpaksa mengikutinya
kita berada di antara benar atau salah
yang tak mungkin dapat kau ukur dengan rasa

berdoalah, sampaikan pada Tuhan semua keluh kesahmu
Dia kan menjawabnya
percayalah, dia kan menunjukkan kasihNya padamu
melalui jalannya, percayalah

wahai kamu yang tak seperti mereka
yang terlihat cerah menjalani hidupnya
pandangan hidup yang selalu lihat ke atas saja
jadi pemicu keinginan yang tiada habisnya

bersujudlah, akui pada Tuhan semua kelemahanmu
Dia kan menguatkannya
memohonlah, Dia kan memberikan yang terbaik untukmu
melalui caraNya, percayalah

berdoalah, sampaikan pada Tuhan semua keluh kesahmu
Dia kan menjawabnya
percayalah, dia kan menunjukkan kasihNya padamu
melalui jalannya, percayalah

bersujudlah, akui pada Tuhan semua kelemahanmu
Dia kan menguatkannya
memohonlah, Dia kan memberikan yang terbaik untukmu
melalui caraNya, percayalah



Semoga Lirik Lagu Last Child - Percayalah Lyrics bermanfaat ea kawan.
[Continue reading...]

Kamis, 10 April 2014

Penetapan Awal Ramadhan 2013 1434 H

- 0 komentar
Awal Ramadhan 2013Umat Islam Indonesia diperkirakan akan mengawali Ramadhan pada hari yang berbeda, yaitu Selasa (9/7/2013) dan Rabu (10/7/2013). Namun, kemungkinan besar mereka akan mengakhiri puasa dan merayakan Idul Fitri secara bersama-sama pada Kamis, 8 Agustus. Kondisi itu sama seperti Ramadhan tahun lalu. Perbedaan muncul sebagai akibat penggunaan kriteria awal bulan dalam kalender Hijriah yang berbeda, yaitu terbentuknya hilal (wujudul hilal) dan terlihatnya hilal (rukyatul hilal).

Perbedaan bukan sekadar akibat penggunaan metode perhitungan (hisab) atau melihat (rukyat) hilal semata. ”Beda kriteria ini bersumber dari perbedaan tafsir atas dalil agama yang digunakan,” kata dosen Astronomi Institut Teknologi Bandung yang juga anggota Badan Hisab Rukyat Pusat, Moedji Raharto, Rabu (3/7/2013).

Kelompok yang mengawali Ramadhan pada Selasa menggunakan kriteria terbentuknya hilal atau bulan sabit tipis pertama. Kriteria ini digunakan berdasar perhitungan, tanpa mensyaratkan hilal tersebut bisa dilihat atau dibuktikan keberadaannya. Adapun kelompok yang memulai Ramadhan pada Rabu, memakai kriteria terlihatnya hilal, tidak cukup asal terbentuknya hilal. Pengamatan hilal dengan mata atau teleskop dilakukan untuk membuktikan keberadaan hilal berdasar perhitungan yang dilakukan sebelumnya.

Perbedaan kriteria itu, kata Moedji, membuat sama atau berbedanya awal bulan Hijriah sangat bergantung pada posisi Bulan. Posisi Bulan setiap menjelang awal bulan Hijriah bersifat dinamis, tidak selalu sama. Jika kesegarisan Matahari-Bulan-Bumi yang juga disebut konjungsi (ijtimak) terjadi menjelang terbenamnya Matahari, biasanya kedua kelompok pengguna kriteria awal bulan yang berbeda itu akan mengawali awal bulan Hijriah dengan berbeda.

Kondisi itulah yang terjadi pada Ramadhan kali ini. Konjungsi yang menandai siklus bulan baru terjadi pada Senin (8/7/2013), sekitar 3 jam sebelum Matahari terbenam untuk wilayah barat daya Indonesia. Artinya, saat Matahari terbenam, hilal sudah terbentuk tetapi akan sulit diamati karena dianggap Bulan ”belum cukup umur”. Berdasar pengalaman observasi hilal selama ini, belum cukupnya umur Bulan membuat posisi hilal terlalu dekat Matahari. Ketinggiannya dari horizon juga terlalu rendah dan ketebalan hilal sangat tipis. Semua kondisi itu membuat hilal sulit diamati.

Dosen Pendidikan Fisika Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang juga anggota Tim Pengamat Hilal UPI, Judhistira Aria Utama, mengatakan, selama kondisi atmosfer bersih, cuaca mendukung dan menggunakan teleskop dengan perbesaran tertentu, tetap ada peluang hilal teramati.

Namun, agar kesaksian melihat hilal dalam kondisi Bulan belum cukup umur tersebut dapat diterima, kesaksian itu harus didukung bukti autentik yang tepercaya. ”Selama ini, laporan melihat hilal dalam umur Bulan yang sangat muda hanya berupa laporan pandangan mata, tidak ada bukti citra atau foto yang mendukung sehingga kesahihannya diragukan,” katanya.

Potensi salah melihat obyek yang dianggap hilal, padahal bukan hilal, juga sangat mungkin terjadi. Jika tidak cermat dan kurang terampil, pengamat bisa menyangka planet atau awan terang sebagai hilal. Kedua kelompok dengan kriteria awal bulan berbeda itu kemungkinan besar akan mengakhiri Ramadhan atau merayakan Lebaran bersama-sama. Idul Fitri 1 Syawal 1434 diperkirakan jatuh pada Kamis, 8 Agustus 2013.

Konjungsi awal Syawal terjadi pada Rabu (7/8/2013) sekitar pukul 4 pagi. Akibatnya, saat Matahari terbenam, hilal tidak hanya sudah terbentuk, tetapi sudah ”cukup umur”. Saat Matahari terbenam, Bulan sudah berumur lebih dari 13 jam sehingga ketinggiannya dari horizon dan jaraknya terhadap Matahari sudah memungkinkan untuk dilihat.

Global - Perbedaan penentuan awal Ramadhan dan Syawal ini bukan hanya terjadi di Indonesia. Data Proyek Pengamatan Hilal Global (Islamic Crescent Observation Project/ICOP) yang berisi laporan pengamatan hilal di seluruh dunia menyebut 1 Ramadhan di Turki dan Amerika Serikat jatuh pada Selasa (9/7/2013). Adapun di Oman, Ramadhan dimulai pada Rabu (10/7/2013).

Dalam kalender Ummul Qura Pemerintah Arab Saudi, berdasarkan data hisab, 1 Ramadhan diperkirakan jatuh pada Selasa. Namun, ini masih menunggu kepastian dari hasil rukyat. Penentuan awal bulan Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah di Arab Saudi dilakukan dengan melihat hilal. Namun, untuk sembilan bulan lain menggunakan kriteria terbentuknya hilal.

Ketentuan Ramadhan di Arab Saudi tidak bisa serta-merta diterapkan di Indonesia. Posisi hilal berbeda-beda di tiap tempat. Cara serupa juga dilakukan di Indonesia. Melihat hilal hanya dilakukan untuk tiga bulan yang terkait ibadah wajib. Namun untuk bulan-bulan lain, digunakan kriteria Majelis Agama Brunei, Indonesia, Malaysia dan Singapura (MABIMS) sebagai batas minimal hilal bisa dilihat dengan mata langsung.

Penyatuan - Upaya penyatuan kriteria awal bulan Hijriah itu sudah lama dilakukan pemerintah. Namun, hingga kini belum ada kesepakatan yang dicapai. Langkah nyata diperlukan agar umat segera mendapat kepastian penanggalan. Untuk menyatukan kriteria awal bulan, butuh pemahaman yang sama tentang dalil agama yang melandasinya. Setelah itu, dibutuhkan komitmen kuat untuk membangun sistem kalender yang bisa diterima secara global dan berbasis pada data ilmu pengetahuan yang kuat.

Sembari mendorong penyatuan kriteria awal bulan Hijriah, para astronom dalam lingkup nasional dan internasional terus bekerja mengajukan bukti-bukti autentik tentang citra pengamatan hilal. Bukti yang diperoleh diharapkan mampu memperbarui teknik perhitungan bulan yang dilakukan. ”Hisab dan rukyat harus saling mendukung, tidak perlu menghilangkan salah satunya,” kata Moedji. Perhitungan yang baik akan mendukung proses pengamatan. Sebaliknya, hasil pengamatan yang baik akan memperbaiki presisi perhitungan.

Dari pengalaman tahun lalu, perbedaan dalam mengawali Ramadhan tidak akan menimbulkan gesekan sebesar jika perbedaan terjadi saat mengakhiri Ramadhan, seperti pada Idul Fitri tahun 2011. Namun, itu tak dapat dijadikan alasan untuk menunda penyatuan awal bulan Hijriah segera. Setidaknya, potensi beda masih akan terjadi dalam penentuan awal Ramadhan dan Idul Adha tahun 2014. [006-Kompas]Penulis adalah dosen Astronomi Institut Teknologi Bandung yang juga anggota Badan Hisab Rukyat Pusat, Moedji Raharto
[Continue reading...]

Senin, 07 April 2014

Inilah Tips dan Trik Untuk Mengatasi Gigimu Yang Berwarna Kuning

- 0 komentar
Gigi adalah bagian keras yang terdapat di dalam mulut dari banyak vertebrata. Mereka memiliki struktur yang bervariasi yang memungkinkan mereka untuk melakukan banyak tugas. Fungsi utama dari gigi adalah untuk merobek dan mengunyah makanan.


Oke kali ini admin blog sisoupo akan memberikan tips buat kamu untuk memutihkan gigi yang penuh noda.yuk kita simak bersama.

Rajinlah membersihkan mulut termasuk menyikat gigi minimal 2 kali sehari.

Sebaiknya pilihlah sikat gigi dengan bulu yang cukup lembut dan pilihlah ujung sikat yang sedekat mungkin dengan gigi geraham ujung.

Menyikat gigi secara rutin sesuai waktu dan cara yang tepat. Yaitu menyikat gigi pada saat bangun tidur, menyikat gigi setelah sehabis makan dan menyikat gigi sebelum tidur malam.

Cara menyikat gigi yang baik dan benar adalah menyikat gigi dari arah gusi ke ujung gigi secara vertikal. Hal tersebut dilakukan untuk melakukan pemijatan pada gusi, peredaran darah menjadi lancar, sehingga gusi selalu sehat dan gusi tidak mudah berdarah.

Lakukan kontrol secara rutin setiap 6 bulan sekali untiuk mencegah terjadinya caries dan penumpukan karang gigi. Karena karang gigi dapat menimbulkan peradangan pada gusi sehingga menyebabkan gusi berdarah.

Bahan-bahan alami untuk memutihkan gigi :

Apel

Buah apel mempunyai tekstur renyah yang dapat berfungsi seperti sikat gigi alami dan pemutih alami. Buah apel mempunyai kandungan yang dapat mengangkat noda dan membersihkan gigi secara alami tanpa merusak email gigi. Untuk itu perbanyaklah konsumsi apel setiap 1 minggu 2 kali.

Kulit Jeruk

Kulit jeruk mempunyai kandungan unsur pemutih yang sangat lembut, yang dapat membantu menghilangkan noda karat pada gigi tanpa membahayakan lapisan email pada gigi. Caranya juga sangat mudah, hanya menggosokkan kulit jeruk bagian dalam ke gigi sahabat. Sebaiknya gunakanlah kulit jeruk yang masih segar.

Strawbery

Selain buah apel, ternyata buah strawbery juga bisa digunakan untuk memutihkan gigi. Karena buah strawbery mengandung asam malat yang dapat berfungsi sebagai zat untuk menghapus noda pada permukaan gigi. Sebaiknya gunakanlah buah strawbery sebelum tidur dengan mengoleskan buah strawbery di bagian gigi sahabat.

Wortel

Wortel mempunyai kandungan yang dapat menghilangkan plak pada gigi ketika sedang mengunyah. Sehingga wortel juga dapat digunakan untuk memutihkan gigi.

Nah itu dia tips cara untuk memutihkan gigi yang penuh noda dengan bahan alami,semoga artikel diatas bermanfaat untuk kita semua.terima kasih sudah berkunjung di blog sederhana ini.

source
[Continue reading...]

Minggu, 06 April 2014

Arti Kata Feedback

- 0 komentar
Pasti sudah sering mendengar kata "feedback" kan? Kata feedback itu berarti "umpan balik" atau bahasa mudahnya adalah "masukan atau saran".

Feedback sangat diperlukan bagi semua orang. Misalnya kita sekarang sedang menggarap sebuah produk dan mempresentasikannya dihadapan beberapa orang. Ketika sudah selesai presentasi, mintalah saran atau feedback dari orang-orang tersebut. Feedback yang kita dapatkan akan sangat berguna untuk membuat produk kita semakin bagus dan bermanfaat.

Jadi, janganlah ragu untuk menerima feedback agar apa yang kita kerjakan menjadi semakin bagus dan memuaskan.. Selamat mencoba ya..
[Continue reading...]
 
Copyright © 2012. Medomel - Posts · Comments
Powered by Blogger